Banyak orang heran kenapa harga printer bisa murah, tapi cartridge tinta sangat mahal. Faktanya, produsen sering menjual printer inkjet combo di bawah Rp800 ribuan, tetapi membuat pengguna ketergantungan pada cartridge kecil berisi tinta tak sampai 12 ml. Lebih parahnya, isi cartridge itu bukan cairan penuh, melainkan busa tipis yang hanya sedikit lembab dengan tinta.
Tidak heran, baru mencetak beberapa label atau dokumen, cartridge sudah habis. Akhirnya, pengguna terjebak dalam lingkaran membeli ulang cartridge seharga hampir setengah harga printer itu sendiri.
Printer Murah, Tinta Mahal: Bisnis Model yang Merugikan
Strateginya sederhana: jual printer murah, tetapi paksa konsumen membeli cartridge dengan chip pengaman yang mencegah penggunaan tinta pihak ketiga. Hasilnya, banyak orang merasa seperti “diperas” setiap kali butuh mencetak dokumen sederhana.
Seperti kasus seorang pemilik bisnis kecil yang hanya ingin mencetak label botol saus. Printer bekerja di awal, seminggu tinta habis. Setelah membeli cartridge XL sekalipun, hasilnya tetap sama: cepat kosong dan terasa ringan seakan tidak berisi.
Alternatif Printer Hemat Biaya
Inovasi baru datang dari printer tangki. Alih-alih mengandalkan cartridge kecil, seri ini menggunakan tangki tinta besar yang diisi lewat botol. Satu botol hitam berkapasitas 127 ml, lebih dari 10 kali lipat dibandingkan cartridge 11,9 ml.
Harga isi ulang botol juga setengah lebih murah dibanding cartridge, sehingga secara hitungan kasar bisa 20 kali lebih hemat. Dengan sistem ini, pengguna tidak perlu lagi bolak-balik beli cartridge setiap beberapa minggu.
Kualitas Cetak: Inkjet vs Laser Printer
Namun, tidak semua orang langsung cocok dengan printer tangki. Resikonya jika jarang digunakan print head mampet. Sementara pada printer tangki, print head tidak diganti sehingga perlu perawatan rutin.
Jika tujuan cetak hanya dokumen teks, printer laser murah ukuran kecil bisa jadi alternatif. Laser printer umumnya lebih tahan lama, meski di awal investasinya lebih mahal. Tetapi untuk kebutuhan cetak foto atau warna dengan detail tinggi, inkjet tetap jadi pilihan utama.
Uji Coba: Cetak Label Hingga Foto
Dalam pengujian awal, printer infus terbukti sangat praktis. Tanpa instalasi driver, laptop/iPhone bisa mendeteksi printer.
Bagi pemilik usaha kecil, kemampuan ini sudah lebih dari cukup untuk mencetak label produk, invoice, maupun dokumen bisnis. Namun, bagi fotografer profesional, Epson juga menawarkan seri EcoTank premium dengan kualitas cetak foto jauh lebih tinggi.
Jangan Terkecoh Printer Murah
Intinya, printer cartridge tradisional adalah perangkap biaya jangka panjang. Jika Kamu hanya mencetak beberapa lembar per bulan mungkin tidak masalah, tetapi jika kebutuhan cetak harian cukup tinggi, jelas lebih hemat menggunakan printer tangki seperti Epson EcoTank atau beralih ke laser printer.
Dengan pemilihan tepat, biaya cetak bisa ditekan hingga puluhan kali lipat. Jangan sampai tergoda harga printer murah di awal, tapi menyesal karena ongkos tinta terus membengkak.
Berikut Daftar Printer Terbaru 2025
- HP – Laser Monokrom – Laser 303d; Laser 303dw; Laser 323d; Laser 323dnw; Laser 323sdnw.
- Canon – Large Format/Photo (imagePROGRAF) – PRO-200S; PRO-310; PRO-1100.
- Canon – Large Format (imagePROGRAF) – TC-21M.
- Canon – Inkjet MegaTank (MAXIFY/PIXMA GX) – GX7120; GX6120.
- Canon – Inkjet Portable (PIXMA) – TR160.
- Epson – Inkjet EcoTank (A4)
- Brother – Ink Tank (DCP-T Series) – DCP-T780DW; DCP-T580DW.
- Lexmark – Color Laser A3 (9-Series) – CX951; CX950; MX953. ([RTM World][4])
- Ricoh – A3 Color Laser MFP – IM C3510SD; IM C4510SD; IM C6010SD.
- Ricoh – A3 Color Laser MFP – IM C2010; IM C2010AEX; IM C2510; IM C3010; IM C3510; IM C3010EX; IM C3510EX; IM C4510; IM C6010; IM C7010.
- Ricoh – A4 Mono Laser
- Kyocera – A4 Color Laser (ECOSYS) – PA2101cx; PA2101cwx; MA2101cfx; MA2101cwfx; PA2600cx; PA2600cwx; MA2600cfx; MA2600cwfx.
- Xerox – Color Laser – VersaLink C625; Xerox C325.
- Pantum – Laser Monokrom – Efficient Pro Series.






