Review 25Hours Hotel Jakarta The Oddbird, Menginap di Hotel Unik SCBD dengan Akses Langsung ke ASHTA Mall

Akomodasi5 Views

Mencari hotel di kawasan pusat bisnis Jakarta yang mampu menghadirkan pengalaman menginap berbeda memang bukan perkara mudah. Sebagian besar hotel bintang lima menawarkan kemewahan yang serupa, mulai dari desain elegan, fasilitas premium, hingga pelayanan profesional. Namun, semua kesan tersebut terasa sedikit berbeda ketika memasuki 25Hours Hotel Jakarta The Oddbird. Hotel ini bukan sekadar tempat beristirahat setelah beraktivitas, melainkan destinasi yang menghadirkan karakter kuat melalui konsep interior, atmosfer, hingga pengalaman menginap yang sulit ditemukan di hotel lain.

Berada di kawasan SCBD (Sudirman Central Business District) dan terhubung langsung dengan ASHTA District 8, hotel ini menjadi salah satu pilihan menarik bagi wisatawan maupun pelaku perjalanan bisnis yang ingin menikmati sisi modern Jakarta tanpa harus mengorbankan kenyamanan. Mulai dari desain kamar bertema unik, fasilitas lengkap, hingga panorama gedung pencakar langit yang menghiasi setiap sudut jendela, semuanya dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih personal dibandingkan hotel konvensional.

Meskipun tergolong sebagai hotel baru, 25Hours Hotel Jakarta The Oddbird sudah berhasil mencuri perhatian banyak pencinta traveling karena konsepnya yang artistik dan jauh dari kesan hotel pada umumnya. Setiap sudut bangunan seolah memiliki cerita tersendiri yang membuat tamu ingin terus mengeksplorasi setiap ruangnya.

Mengapa 25Hours Hotel Jakarta The Oddbird Menjadi Salah Satu Hotel Paling Unik di Jakarta?

Banyak hotel mewah menawarkan kamar luas dan fasilitas lengkap, tetapi hanya sedikit yang benar-benar memiliki identitas kuat. Inilah alasan mengapa 25Hours Hotel Jakarta The Oddbird menjadi perbincangan di kalangan pecinta staycation.

Sejak pertama kali memasuki area hotel, nuansa artistik langsung terasa begitu dominan. Interiornya tidak berusaha tampil mewah secara berlebihan, melainkan menggabungkan unsur modern, retro, industrial, dan sentuhan alam menjadi satu konsep yang harmonis. Hasilnya adalah suasana yang terasa santai, kreatif, sekaligus berbeda dari hotel-hotel bintang lima lainnya di Jakarta.

Alih-alih menggunakan dekorasi minimalis yang sedang tren, hotel ini justru memilih pendekatan yang lebih berani. Penggunaan warna-warna hangat, mural artistik, ornamen bergaya vintage, hingga berbagai dekorasi bertema burung berhasil menciptakan atmosfer yang menyenangkan tanpa terlihat berlebihan.

Tidak mengherankan apabila banyak tamu yang menjadikan hotel ini sebagai lokasi favorit untuk staycation maupun sekadar berburu foto karena hampir setiap sudut bangunannya memiliki nilai estetika yang tinggi.

Lokasi 25Hours Hotel Jakarta The Oddbird Sangat Strategis untuk Staycation di SCBD

Berada di jantung kawasan SCBD membuat mobilitas menuju berbagai titik penting Jakarta menjadi jauh lebih praktis.

Dari kawasan bisnis, pusat perbelanjaan, hingga area kuliner premium, semuanya dapat dijangkau hanya dalam hitungan menit. Posisi hotel yang menyatu dengan kompleks District 8 juga memberikan keuntungan tersendiri bagi tamu yang ingin menikmati suasana perkotaan tanpa harus berpindah kendaraan.

Akses langsung menuju ASHTA District 8 menjadi nilai tambah yang sangat terasa. Setelah keluar dari area hotel, tamu dapat langsung menuju pusat perbelanjaan tanpa perlu berjalan jauh di luar ruangan. Hal ini tentu sangat membantu, terutama ketika cuaca Jakarta sedang panas atau hujan.

Bagi wisatawan yang datang dari luar kota menggunakan kendaraan pribadi, akses menuju hotel juga relatif mudah karena petunjuk arah melalui aplikasi navigasi sudah cukup akurat. Meski demikian, karena kawasan SCBD dipenuhi gedung perkantoran, pengunjung yang baru pertama kali datang mungkin perlu sedikit lebih teliti saat memasuki area District 8 agar tidak melewati pintu masuk hotel.

Pengalaman Pertama Memasuki Kawasan Hotel

Perjalanan menuju hotel memberikan kesan khas kawasan bisnis Jakarta. Gedung-gedung tinggi menjulang di sepanjang jalan dengan lalu lintas yang cukup padat, terutama ketika akhir pekan panjang atau menjelang hari libur nasional.

Sesampainya di area District 8, proses menuju pintu masuk hotel memang sedikit membingungkan bagi tamu yang belum pernah berkunjung sebelumnya. Hal ini disebabkan papan petunjuk lebih banyak mengarah ke gedung-gedung perkantoran dibandingkan hotel. Beruntung petugas keamanan di area masuk sangat membantu dengan memberikan arahan menuju area drop-off.

Begitu kendaraan berhenti di depan pintu utama, staf concierge langsung sigap menyambut tamu dan membantu menurunkan seluruh barang bawaan. Pelayanan awal seperti ini memberikan kesan profesional sekaligus membuat proses check-in terasa lebih nyaman.

Setiap barang bawaan akan diberi luggage tag sehingga tamu tidak perlu khawatir selama proses pemindahan koper menuju kamar.

Tips Parkir di 25Hours Hotel Jakarta The Oddbird agar Tidak Bingung

Salah satu hal yang perlu diketahui sebelum menginap adalah sistem parkir hotel yang menyatu dengan area parkir ASHTA District 8. Area parkirnya sangat luas sehingga tamu baru mungkin memerlukan waktu lebih lama untuk menemukan akses tercepat menuju lobby hotel.

Agar lebih praktis, area Basement 2 (B2) menjadi pilihan terbaik. Dari sini, tamu disarankan memilih area parkir yang memiliki penanda berwarna magenta karena letaknya paling dekat dengan akses lift menuju hotel.

Meskipun area parkir cukup besar, sistem petunjuk arah sebenarnya sudah tersedia dengan cukup jelas. Selain itu, petugas keamanan juga selalu berjaga di beberapa titik sehingga tamu dapat bertanya apabila merasa kesulitan menemukan akses menuju lobby.

Keamanan juga menjadi perhatian utama. Lift menuju hotel hanya dapat digunakan menggunakan kartu akses kamar sehingga orang yang tidak berkepentingan tidak dapat masuk ke area tamu dengan bebas.

Lobby Bergaya Artistik yang Langsung Mencuri Perhatian

Begitu pintu lift terbuka di lantai lobby, suasana hotel langsung berubah drastis. Jika bagian luar didominasi suasana modern khas kawasan bisnis Jakarta, maka lobby hotel menghadirkan nuansa yang jauh lebih santai, penuh karya seni, dan sangat ekspresif.

Dekorasi yang digunakan terasa unik tanpa berusaha tampil mewah secara konvensional. Sangkar burung berukuran besar, berbagai instalasi seni, furnitur bergaya retro, hingga pencahayaan hangat membuat ruangan terasa hidup sekaligus nyaman.

Tidak sedikit tamu yang berhenti sejenak untuk mengabadikan suasana lobby karena hampir setiap sudutnya memiliki karakter yang berbeda.

Konsep seperti ini membuat hotel terasa lebih menyerupai galeri seni modern dibandingkan sekadar tempat check-in.

Proses Check-in Berjalan Cepat dengan Pilihan Upgrade Kamar

Setelah proses registrasi selesai, resepsionis menawarkan opsi upgrade kamar bagi tamu yang menginginkan connecting room.

Pilihan ini cukup menarik karena kamar dengan tema berbeda ternyata tidak selalu berada pada lantai atau area yang sama. Agar dua kamar dapat saling terhubung, tamu perlu melakukan upgrade ke tipe kamar tertentu.

Meskipun terdapat biaya tambahan, pilihan tersebut memberikan keuntungan berupa posisi kamar yang lebih strategis sekaligus pemandangan kota yang jauh lebih luas.

Pelayanan staf selama proses check-in juga terasa ramah. Seluruh informasi mengenai akses lift, fasilitas hotel, hingga lokasi sarapan dijelaskan dengan cukup detail sehingga tamu tidak perlu kebingungan ketika mulai mengeksplorasi hotel.

Review Kamar Extra Large Garden: Salah Satu Kamar Hotel Paling Unik di Jakarta

Inilah bagian yang menjadi daya tarik utama hotel ini.

Begitu pintu kamar dibuka, suasana yang muncul benar-benar berbeda dari hotel bintang lima pada umumnya. Area pertama bukan langsung kamar tidur, melainkan ruang keluarga dengan konsep terbuka yang dihiasi berbagai dekorasi artistik.

Wallpaper bergambar hutan tropis berpadu dengan furnitur bergaya vintage menciptakan suasana yang terasa hangat sekaligus eksentrik. Padahal di balik jendela, pemandangan yang terlihat justru deretan gedung pencakar langit Jakarta.

Ruang tamu dilengkapi sofa nyaman, meja makan kecil, televisi pintar berukuran besar, serta minibar yang ditata sangat rapi. Kombinasi elemen tersebut membuat kamar terasa lebih menyerupai apartemen premium dibandingkan kamar hotel biasa.

Posisi kamar yang berada di sudut bangunan menjadi keuntungan tersendiri karena panorama kota dapat dinikmati dari dua sisi sekaligus. Pada malam hari, cahaya gedung-gedung tinggi menciptakan city light yang sangat indah, sedangkan pada pagi hari suasana berubah menjadi pemandangan perkotaan yang penuh aktivitas.

Namun, daya tarik sebenarnya baru terasa ketika memasuki area kamar tidur. Alih-alih menggunakan konsep modern minimalis, ruangan ini justru menghadirkan nuansa retro yang dipadukan dengan sentuhan alam. Tempat tidur king size ditempatkan menghadap jendela besar sehingga tamu dapat menikmati panorama Jakarta langsung dari atas ranjang.

Salah satu elemen yang paling mencuri perhatian adalah keberadaan ayunan di depan tempat tidur. Detail sederhana ini memberikan pengalaman berbeda karena tamu dapat bersantai sambil menikmati panorama kota tanpa harus keluar kamar.

Atmosfer seperti ini menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang menyebut 25Hours Hotel Jakarta The Oddbird sebagai salah satu hotel dengan desain kamar paling unik di ibu kota.

Review Kamar Medium Urban: Pilihan Lebih Ringkas dengan Nuansa Kota yang Modern

Jika tipe Extra Large Garden menawarkan ruang yang luas dengan konsep artistik yang kuat, maka Medium Urban hadir sebagai pilihan yang lebih sederhana namun tetap mempertahankan identitas khas 25Hours Hotel Jakarta The Oddbird. Tipe kamar ini sangat cocok bagi tamu yang datang untuk perjalanan bisnis, staycation singkat, maupun pasangan yang ingin menikmati pengalaman menginap di kawasan SCBD tanpa memerlukan ruang yang terlalu besar.

Begitu memasuki kamar, nuansa urban langsung terasa melalui perpaduan warna yang lebih tegas, dekorasi bergaya industrial, serta sentuhan modern yang tetap dipadukan dengan elemen artistik. Luas kamarnya memang tidak sebesar tipe Extra Large, tetapi tata letak setiap furnitur dibuat efisien sehingga ruangan tetap terasa lega dan nyaman digunakan untuk beraktivitas.

Kursi santai yang ditempatkan di dekat jendela menjadi tempat ideal untuk menikmati pemandangan kota Jakarta sambil menyeruput secangkir kopi. Meskipun ukuran kamar lebih ringkas, hotel tetap menghadirkan kenyamanan yang tidak jauh berbeda dengan tipe kamar di atasnya.

Hal menarik lainnya adalah pencahayaan kamar yang sengaja dibuat sedikit redup. Konsep ini memang memberikan kesan hangat dan intim, tetapi bagi sebagian tamu yang terbiasa dengan kamar hotel yang terang, suasana tersebut mungkin memerlukan sedikit waktu untuk beradaptasi. Beruntung area tempat tidur mendapatkan pencahayaan yang lebih baik sehingga tetap nyaman digunakan untuk membaca maupun bekerja menggunakan laptop.

Fasilitas Dalam Kamar yang Lengkap untuk Staycation Maupun Perjalanan Bisnis

Salah satu kelebihan hotel ini adalah konsistensi fasilitas yang diberikan di setiap tipe kamar. Meskipun memilih tipe Medium Urban yang merupakan kategori paling kecil, tamu tetap memperoleh berbagai fasilitas premium yang umumnya hanya tersedia pada kamar kelas lebih tinggi di hotel lain.

Minibar menjadi salah satu fasilitas yang cukup menarik perhatian. Berbagai minuman ringan disediakan secara cuma-cuma untuk tamu menginap, sehingga tidak perlu khawatir apabila ingin menikmati minuman dingin setelah perjalanan panjang. Selain itu, tersedia pula mesin kopi kapsul lengkap dengan pilihan kopi dan teh yang dapat dinikmati kapan saja.

Hotel juga menyediakan ketel listrik, gula, pemanis, gelas, serta air mineral yang dapat diisi ulang. Kebijakan ini terasa praktis sekaligus ramah lingkungan karena mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai.

Selain minibar gratis, tersedia pula beberapa pilihan minuman premium berbayar yang ditempatkan terpisah. Penataan yang jelas membuat tamu tidak kesulitan membedakan mana fasilitas yang sudah termasuk dalam harga kamar dan mana yang dikenakan biaya tambahan.

Keberadaan Smart TV dengan ukuran layar yang besar semakin menambah kenyamanan, terutama bagi tamu yang ingin menghabiskan waktu di dalam kamar sambil menikmati layanan hiburan digital.

Area Kamar Tidur yang Mengutamakan Kenyamanan

Meskipun setiap tipe kamar memiliki konsep berbeda, kualitas tempat tidur menjadi salah satu aspek yang patut diapresiasi. Kasur berukuran king size pada tipe Extra Large maupun tempat tidur pada tipe Medium sama-sama menawarkan tingkat kenyamanan yang sangat baik.

Karakter matrasnya berada di kategori medium-firm. Permukaannya tetap terasa empuk ketika berbaring, tetapi mampu menopang tubuh dengan baik sehingga tidak memberikan sensasi tenggelam berlebihan. Karakter seperti ini umumnya disukai banyak tamu karena nyaman digunakan untuk tidur semalaman maupun sekadar bersantai pada siang hari.

Penggunaan linen berkualitas tinggi juga memberikan nilai tambah. Selimut terasa lembut, bantal tersedia dalam jumlah cukup, dan kebersihan kamar benar-benar terjaga sejak pertama kali tamu masuk.

Keberadaan jendela besar menjadi elemen yang membuat pengalaman menginap semakin menyenangkan. Pada pagi hari, cahaya alami masuk secara maksimal sehingga kamar terasa hidup, sedangkan pada malam hari panorama lampu-lampu gedung pencakar langit menghadirkan suasana kota metropolitan yang sangat khas.

Review Kamar Mandi: Perpaduan Desain Vintage dan Fasilitas Modern

Kamar mandi menjadi salah satu bagian yang berhasil mempertahankan tema unik hotel ini. Desainnya menggabungkan nuansa klasik dengan fasilitas modern sehingga menghasilkan tampilan yang berbeda dari kamar mandi hotel bintang lima pada umumnya.

Pada tipe Extra Large Garden, area wastafel menggunakan konsep double sink yang memudahkan dua orang untuk menggunakannya secara bersamaan. Cermin berukuran besar membuat ruangan terasa semakin luas, sementara pencahayaan putih memberikan kesan bersih dan elegan.

Amenitas yang digunakan berasal dari merek lokal premium, sehingga kualitas sabun, sampo, conditioner, hingga perlengkapan mandi lainnya terasa sangat baik. Kehadiran produk lokal berkualitas ini sekaligus menjadi nilai tambah karena menunjukkan perhatian hotel terhadap penggunaan produk dalam negeri.

Bathtub bergaya klasik menjadi daya tarik berikutnya. Penempatannya yang berada di dekat area shower membuat tamu memiliki pilihan untuk berendam santai ataupun mandi menggunakan shower sesuai kebutuhan.

Area shower sendiri dibuat cukup luas dengan tambahan bangku kecil yang memudahkan tamu ketika mandi atau sekadar meletakkan perlengkapan pribadi. Pegangan tangan yang tersedia di dinding juga membuat area ini terasa lebih aman bagi tamu lanjut usia.

Sementara itu, toilet ditempatkan pada sisi yang terpisah tetapi masih berada dalam satu koridor tanpa sekat permanen. Konsep terbuka seperti ini memang memberikan kesan luas, walaupun mungkin memerlukan sedikit penyesuaian bagi tamu yang lebih menyukai privasi penuh.

Detail Kecil yang Membuat Pengalaman Menginap Terasa Berbeda

Banyak hotel menawarkan fasilitas mewah, tetapi tidak semuanya memperhatikan detail kecil yang mampu meninggalkan kesan mendalam. Di sinilah 25Hours Hotel Jakarta The Oddbird berhasil tampil berbeda.

Lemari pakaian menggunakan konsep terbuka sehingga memudahkan tamu mengambil barang tanpa harus membuka pintu lemari. Di dalamnya tersedia safety box, sandal hotel, gantungan pakaian, serta beberapa aksesori tambahan.

Hotel juga menyediakan tas kain dengan desain menarik. Namun tamu perlu memperhatikan bahwa tas tersebut hanya diperuntukkan selama masa menginap. Apabila ingin membawanya pulang sebagai suvenir, akan dikenakan biaya tambahan. Hal serupa juga berlaku untuk laundry bag yang tersedia di dalam kamar.

Kebijakan seperti ini sebenarnya cukup umum di hotel bertema lifestyle karena sebagian perlengkapan memang didesain sebagai merchandise eksklusif.

Welcome Cake Menjadi Kejutan Menyenangkan

Tidak lama setelah seluruh proses check-in selesai dan tamu mulai beristirahat di kamar, pihak hotel mengirimkan hidangan penutup sebagai bentuk sambutan.

Sajian berupa beberapa potong kue dengan berbagai rasa menjadi kejutan yang cukup menyenangkan. Tekstur kuenya lembut dengan cita rasa premium, terutama varian cokelat putih yang memiliki perpaduan rasa manis dan creamy yang seimbang.

Meskipun sederhana, perhatian kecil seperti ini mampu memberikan kesan personal kepada tamu. Hal-hal semacam inilah yang sering kali membuat pengalaman menginap terasa lebih berkesan dibandingkan sekadar fasilitas mewah.

Kolam Renang Outdoor dengan Latar Gedung Pencakar Langit Jakarta

Setelah puas mengeksplorasi kamar, saatnya menikmati salah satu fasilitas favorit di hotel ini, yaitu kolam renang outdoor.

Lokasinya berada di lantai sembilan dan dikelilingi taman tropis yang cukup rindang. Meskipun luas kolam tidak terlalu besar, suasananya terasa nyaman karena desain area sekitarnya dibuat sangat menarik.

Deretan cabana, kursi santai, serta berbagai tanaman hijau berhasil menciptakan atmosfer yang kontras dengan lingkungan SCBD yang dipenuhi gedung tinggi. Perpaduan antara pepohonan tropis dan skyline Jakarta menghadirkan pemandangan yang cukup unik, seolah berada di sebuah resor di tengah kota metropolitan.

Kolam utama memiliki kedalaman sekitar 120 sentimeter sehingga cukup nyaman digunakan oleh orang dewasa untuk berenang santai. Air kolam menggunakan suhu normal sehingga terasa menyegarkan, terutama saat cuaca Jakarta sedang panas.

Di sisi lain terdapat kolam anak dengan kedalaman yang jauh lebih dangkal. Area ini memberikan ruang bermain yang aman bagi keluarga yang membawa anak kecil.

Menjelang sore, suasana kolam berubah semakin menarik ketika lampu-lampu mulai dinyalakan. Pantulan cahaya dari gedung-gedung sekitar berpadu dengan pencahayaan taman menciptakan suasana yang sangat cocok untuk bersantai setelah seharian beraktivitas.

Gym Modern dengan Peralatan yang Lengkap

Tidak jauh dari area kolam renang terdapat pusat kebugaran yang dapat digunakan seluruh tamu hotel.

Ruang gym didesain menggunakan konsep modern dengan jendela besar yang membuat ruangan terasa terang dan lega. Berbagai alat latihan kardio maupun latihan beban tersedia dalam jumlah yang cukup sehingga tamu tetap dapat menjaga rutinitas olahraga selama menginap.

Akses menuju fasilitas ini menggunakan kartu kamar sehingga keamanan tetap terjaga. Hal sederhana seperti ini menunjukkan bahwa hotel tidak hanya memperhatikan kenyamanan, tetapi juga privasi seluruh tamunya.

Meskipun tidak berukuran sangat besar, kondisi alat-alat olahraga terlihat terawat dan siap digunakan kapan saja.

Creative Lounge, Tempat Bersantai dengan Suasana Artistik

Salah satu fasilitas yang mungkin tidak banyak dimiliki hotel lain adalah Creative Lounge. Area ini dirancang sebagai ruang komunal yang nyaman bagi tamu yang ingin bekerja, membaca buku, mengobrol santai, ataupun sekadar menikmati secangkir kopi.

Interiornya kembali menampilkan identitas khas 25Hours Hotel Jakarta The Oddbird. Berbagai dekorasi artistik, furnitur bergaya vintage, hingga keberadaan sebuah piano memberikan nuansa yang sangat hangat.

Suasana lounge terasa tenang sehingga cocok digunakan untuk mencari inspirasi maupun menyelesaikan pekerjaan secara lebih santai dibandingkan berada di dalam kamar.

Bagi tamu yang menyukai musik, keberadaan piano menjadi daya tarik tersendiri dan semakin memperkuat konsep hotel yang mengedepankan kreativitas.

Menikmati City Light Jakarta dari Dalam Kamar

Saat malam tiba, pengalaman menginap terasa semakin lengkap. Pemandangan yang sebelumnya dipenuhi aktivitas gedung perkantoran berubah menjadi hamparan cahaya kota yang sangat memikat.

Dari balik jendela kamar, ribuan lampu gedung pencakar langit membentuk panorama metropolitan yang sulit dilewatkan begitu saja. Suasana ini semakin sempurna ketika dinikmati dari ayunan yang berada di depan tempat tidur.

Kecepatan internet hotel yang mencapai sekitar 90 Mbps juga menjadi nilai tambah, terutama bagi tamu yang tetap harus bekerja secara daring atau ingin menikmati layanan streaming dengan kualitas tinggi tanpa gangguan.

Meskipun pencahayaan kamar cenderung redup, suasana tersebut justru memberikan kesan hangat pada malam hari sehingga waktu beristirahat terasa lebih nyaman.

Review Sarapan di 25Hours Hotel Jakarta The Oddbird: Kualitas Makanan Sangat Baik, Variasi Masih Bisa Ditingkatkan

Pengalaman menginap di hotel berbintang tentu belum lengkap tanpa menikmati sarapan yang menjadi salah satu fasilitas paling dinantikan. Hal serupa juga dirasakan saat menginap di 25Hours Hotel Jakarta The Oddbird. Restoran tempat sarapan menghadirkan suasana yang nyaman dengan desain interior modern berpadu sentuhan artistik khas hotel ini.

Salah satu hal yang langsung terasa ketika memasuki area restoran adalah atmosfernya yang relatif tenang. Meskipun datang pada pagi hari yang biasanya menjadi jam sibuk di banyak hotel, suasana restoran masih cukup lengang sehingga tamu dapat menikmati sarapan tanpa harus mengantre panjang atau berebut tempat duduk. Kondisi ini memberikan pengalaman yang lebih santai, terutama bagi tamu yang ingin memulai hari dengan suasana tenang.

Area makan didesain cukup luas dengan pencahayaan alami yang masuk melalui jendela-jendela besar. Tata letak meja juga tidak terlalu rapat sehingga tetap memberikan ruang gerak yang nyaman. Pelayanan dari staf restoran pun terlihat sigap dalam membersihkan meja maupun membantu tamu yang membutuhkan informasi mengenai menu yang tersedia.

Pilihan Menu Buffet yang Mengutamakan Kualitas

Dari sisi kualitas makanan, hampir seluruh hidangan yang disajikan memberikan kesan positif. Bahan makanan terasa segar, penyajiannya rapi, dan cita rasanya menunjukkan standar hotel berbintang. Namun, jika dibandingkan dengan hotel bintang lima lain pada kisaran harga yang serupa, variasi menunya memang belum sebanyak yang mungkin diharapkan sebagian tamu.

Menu utama terdiri atas perpaduan hidangan Indonesia dan Western. Beberapa pilihan seperti nasi putih, rendang, ayam berbumbu, kentang, sayuran, jamur, sosis, hingga aneka dimsum tersedia dalam kondisi hangat. Selain itu, tamu juga dapat menemukan bubur ayam, soto ayam, serta beberapa menu khas Nusantara yang cukup menggugah selera.

Pilihan makanan Barat memang ada, tetapi jumlahnya tidak terlalu banyak. Meski demikian, kualitas setiap hidangan tetap terasa baik. Dimsum misalnya, memiliki tekstur yang lembut dengan isian daging yang terasa padat dan tidak didominasi tepung. Rendang juga memiliki bumbu yang meresap dengan tingkat kematangan daging yang pas sehingga menjadi salah satu menu favorit saat sarapan.

Sebaliknya, terdapat beberapa hidangan yang menurut sebagian tamu memiliki cita rasa lebih ringan. Contohnya adalah kwetiau yang terasa sedikit hambar sehingga kemungkinan memang disesuaikan dengan selera tamu internasional yang juga cukup banyak menginap di hotel ini.

Aneka Pastry, Salad, dan Buah Segar yang Menggugah Selera

Selain makanan utama, area buffet juga dipenuhi berbagai pilihan pastry dan roti dengan tampilan yang menarik. Donat, bagel, roti tawar, croissant, hingga berbagai jenis roti artisan tersusun rapi di meja khusus bakery.

Tekstur rotinya terasa lembut dengan aroma mentega yang cukup kuat. Dipadukan dengan aneka selai dan keju, pilihan ini menjadi menu ringan yang cocok dinikmati bersama secangkir kopi di pagi hari.

Area salad juga mendapat perhatian khusus. Hotel menyediakan berbagai jenis sayuran segar, aneka dressing, hingga salad siap santap dengan kombinasi bahan yang beragam. Penyajian menggunakan wadah-wadah kecil memberikan kesan higienis sekaligus memudahkan tamu mengambil makanan sesuai kebutuhan.

Tidak hanya itu, pilihan buah segar juga cukup lengkap. Buah utuh maupun buah potong disimpan di dalam pendingin sehingga kesegarannya tetap terjaga. Yogurt dan beberapa pelengkap lainnya tersedia bagi tamu yang menginginkan sarapan sehat sebelum memulai aktivitas.

Untuk pencuci mulut, tersedia bubur kacang hijau, bubur ketan hitam, serta beberapa hidangan manis lainnya yang dapat menjadi penutup sarapan dengan cita rasa khas Indonesia.

Menu A La Carte Menambah Pilihan Sarapan

Salah satu kelebihan restoran di hotel ini adalah adanya menu yang dapat dipesan langsung kepada staf tanpa biaya tambahan. Menu tersebut melengkapi hidangan buffet sehingga tamu memperoleh pengalaman bersantap yang lebih variatif.

Pilihan yang tersedia didominasi oleh berbagai olahan telur, seperti Egg Benedict, telur panggang, hingga beberapa variasi lainnya yang disiapkan secara langsung setelah dipesan. Karena dibuat secara fresh, kualitas rasa dan teksturnya terasa lebih baik dibandingkan hidangan yang telah lama berada di meja buffet.

Egg Benedict menjadi salah satu menu yang patut dicoba. Perpaduan telur setengah matang, saus yang creamy, serta roti yang dipanggang dengan tingkat kematangan yang tepat menghasilkan rasa yang seimbang dan cukup memuaskan.

Walaupun pilihan menu a la carte belum terlalu banyak, keberadaannya berhasil memberikan nilai tambah pada pengalaman sarapan secara keseluruhan.

Akses Langsung ke ASHTA District 8 Menjadi Nilai Plus

Salah satu keunggulan yang tidak dimiliki banyak hotel di kawasan Jakarta adalah kemudahan akses menuju pusat perbelanjaan. Dari area hotel, tamu dapat berjalan langsung menuju ASHTA District 8 tanpa harus keluar kompleks.

Bagi sebagian orang, keberadaan mal ini menjadi keuntungan karena menyediakan berbagai pilihan restoran, kedai kopi, hingga tempat bersantai setelah seharian beraktivitas. Pengunjung juga dapat menikmati suasana kawasan SCBD tanpa perlu menggunakan kendaraan.

ASHTA District 8 memang memiliki citra sebagai pusat gaya hidup modern dengan dominasi tenant premium. Suasana yang eksklusif membuat pengalaman berjalan-jalan terasa berbeda dibandingkan pusat perbelanjaan lain di Jakarta. Deretan butik, restoran, serta area terbuka yang dipenuhi tanaman hijau menghadirkan suasana yang nyaman untuk sekadar menikmati sore hari.

Bagi tamu hotel yang tidak ingin makan di restoran hotel, keberadaan berbagai pilihan kuliner di dalam mal tentu menjadi keuntungan tersendiri.

Pengalaman Staycation Bersama Keluarga Semakin Menyenangkan

Hotel ini tidak hanya cocok untuk perjalanan bisnis, tetapi juga memberikan pengalaman menyenangkan bagi keluarga yang membawa anak-anak.

Kolam renang menjadi salah satu fasilitas yang paling banyak dinikmati. Area kolam anak yang dangkal memungkinkan si kecil bermain air dengan lebih aman, sementara orang tua tetap dapat mengawasi dengan nyaman dari tepi kolam.

Menariknya, suasana kolam pada pagi hari terasa cukup tenang sehingga anak-anak memiliki ruang bermain yang lebih leluasa. Ketika matahari mulai meninggi, area kolam perlahan dipenuhi tamu lain, tetapi tetap tidak terasa terlalu padat.

Pepohonan yang mengelilingi area kolam memberikan keteduhan alami sehingga aktivitas berenang tetap nyaman meskipun cuaca Jakarta sedang cukup panas.

Internet Cepat Menjadi Nilai Tambah bagi Digital Traveler

Di era digital seperti sekarang, kualitas jaringan internet menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum memilih hotel.

Selama menginap, koneksi Wi-Fi di 25Hours Hotel Jakarta The Oddbird memberikan performa yang sangat memuaskan. Kecepatan internet yang tinggi membuat aktivitas seperti rapat daring, mengunggah dokumen berukuran besar, melakukan panggilan video, hingga menikmati layanan streaming dapat dilakukan tanpa hambatan berarti.

Bagi pekerja yang menjalani sistem kerja fleksibel maupun content creator yang membutuhkan koneksi stabil, fasilitas ini menjadi salah satu keunggulan yang patut diperhitungkan.

Kelebihan 25Hours Hotel Jakarta The Oddbird

Setelah menikmati hampir seluruh fasilitas yang tersedia, terdapat beberapa kelebihan yang membuat hotel ini layak dipertimbangkan sebagai destinasi staycation di Jakarta.

Desain hotel sangat unik

Konsep interior yang artistik membuat pengalaman menginap terasa berbeda dibandingkan hotel berbintang lain. Setiap sudut memiliki karakter yang kuat sehingga cocok bagi tamu yang menyukai desain kreatif.

Lokasi berada di pusat SCBD

Posisi hotel yang berada di kawasan bisnis sekaligus terhubung langsung dengan ASHTA District 8 memberikan kemudahan mobilitas bagi wisatawan maupun pelaku perjalanan bisnis.

Kamar luas dan nyaman

Tipe Extra Large Garden menawarkan ruang yang sangat lega dengan panorama kota yang memukau. Kehadiran ayunan di dalam kamar menjadi daya tarik yang jarang ditemukan di hotel lain.

Minibar gratis

Fasilitas minibar gratis tersedia bahkan pada tipe kamar Medium, memberikan nilai tambah yang cukup menarik.

Pelayanan ramah

Mulai dari concierge, resepsionis, hingga staf restoran memberikan pelayanan yang cepat, sopan, dan membantu selama proses menginap.

Fasilitas lengkap

Kolam renang, pusat kebugaran, Creative Lounge, restoran, hingga akses langsung ke pusat perbelanjaan menjadikan pengalaman menginap terasa semakin praktis.

Apakah 25Hours Hotel Jakarta The Oddbird Layak Dicoba?

Jawabannya adalah ya, terutama apabila Anda mencari pengalaman menginap yang berbeda dari hotel-hotel konvensional di Jakarta.

Hotel ini tidak berusaha menjadi hotel termewah atau menawarkan fasilitas paling megah. Sebaliknya, daya tarik utamanya justru terletak pada karakter yang kuat, desain yang penuh kreativitas, pelayanan yang ramah, serta suasana yang membuat tamu merasa sedang menikmati sebuah galeri seni modern sekaligus hotel berbintang.

Kehadiran berbagai detail unik, mulai dari tema kamar, dekorasi artistik, minibar gratis, ayunan di dalam kamar, hingga panorama gedung pencakar langit Jakarta menjadikan pengalaman staycation terasa jauh lebih berkesan.

Memang masih terdapat beberapa kekurangan, seperti pilihan sarapan yang belum terlalu beragam dan pencahayaan kamar yang cenderung redup. Namun, kekurangan tersebut tidak sampai mengurangi kenyamanan secara keseluruhan.

Bagi wisatawan yang ingin menikmati hotel unik di Jakarta dengan akses langsung ke ASHTA Mall, staycation di kawasan SCBD, atau sekadar merasakan pengalaman menginap dengan konsep berbeda, 25Hours Hotel Jakarta The Oddbird merupakan salah satu pilihan yang sangat layak untuk masuk ke dalam daftar hotel yang wajib dicoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *