Kenalan Sama Berbagai Macam Bentuk Kelainan Kulit, Yuk!

Kesehatan151 Views

Kulit itu ibarat kanvas hidup, dan kadang, ada aja “lukisan” alami yang muncul di permukaannya. Ada banyak banget jenis perubahan kulit, dari yang simpel kayak bintik kecil, sampai yang lebih kompleks. Nah, buat yang penasaran, yuk kita bahas satu-satu dengan bahasa santai!

Biasanya sih warnanya sedikit beda dari kulit sekitar, kayak bintik tahi lalat, freckles, atau noda matahari. Kalau bercaknya lebih gede lagi, di atas 1 cm, sebutannya jadi patch. Contohnya kayak tanda lahir atau eksim.

Macam-macam penyebabnya, bisa karena jerawat, eksim, psoriasis, atau bahkan gigitan serangga. Tapi kalau benjolan itu lebih besar dan pipih di atas, namanya berubah jadi plak, yang sering banget muncul kalau ada psoriasis atau eksim parah.

Ada juga yang berisi cairan nih, disebut vesikel. Kalau vesikelnya gedean, lebih dari 1 cm, berubah nama jadi bula. Ini sih seringnya akibat gesekan, luka bakar, atau alergi.

Kalau benjolannya kecil tapi isinya nanah, itu disebut pustula. Bisa putih, kuning, atau hijau warnanya. Biasanya sih penyebab utamanya jerawat, infeksi jamur, atau psoriasis. Nah, ada juga nodul, benjolan gede di bawah kulit yang bisa berisi cairan atau jaringan padat. Nodul ini kadang nggak sakit, tapi bisa juga jadi tanda infeksi atau tumor.

Kalau bintik merah itu lebih besar, sebutannya berubah jadi purpura. Sedangkan kalau lebamnya gede banget, biasanya kita kenal sebagai ekimosis atau memar.

Ada juga telangiektasia, yaitu pelebaran pembuluh darah kecil yang kelihatan kayak garis-garis merah atau ungu, terutama di wajah atau kaki. Buat yang pernah ngalamin urtikaria alias biduran, pasti tahu rasanya: bentol merah gatal muncul tiba-tiba, dan kadang bertahan lama kalau udah parah.

Kalau lapisan kulit luar sampai bolong dan kelihatan jaringan di bawahnya, itu namanya ulkus. Bisa terjadi di mana aja, mulai dari kulit, mulut, sampai organ dalam. Selain itu, ada juga eksoriasi, yaitu luka dangkal akibat garukan atau gesekan.

Kondisi lain yang sering ditemui termasuk sisik (kulit mengelupas kayak serpihan), keropeng (lapisan kering dari darah atau cairan tubuh yang mengering di luka), dan atrofi (penipisan kulit sampai kelihatan pembuluh darah).

Kalau nemu retakan kecil di kulit, itu disebut fisura, biasa di sudut bibir, tangan, atau kaki. Ada juga burrow, lubang kecil banget di kulit yang biasanya jadi rumah buat parasit kayak tungau skabies.

Masalah kulit lain yang sering muncul terutama di area berminyak adalah komedo, baik yang terbuka (blackhead) maupun tertutup (whitehead). Kalau ngelihat bintik putih kecil keras di kulit, itu mungkin milium.

Kondisi khusus lain kayak piloiderma bisa muncul di kaki, ditandai dengan perubahan warna kulit, pembuluh darah melebar, dan penipisan jaringan. Hiperkeratosis juga umum, di mana kulit jadi tebal dan kasar karena produksi keratin berlebih.

Kalau kulit makin tebal dan keras gara-gara sering digaruk atau iritasi, itu disebut likenifikasi.

Nggak ketinggalan, ada istilah indurasi buat penebalan kulit akibat pembengkakan, umbilikasi buat lesi kulit yang cekung di tengah, dan serpiginosa buat lesi kulit yang bentuknya kayak jalur ular.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *